Mualaf Center Indonesia
Back to all articles
Motivasi

(Aku) Sebenarnya Sanggup

Renungan tentang kesungguhan menjaga salat: jika kita sanggup berjuang untuk banyak hal duniawi, sesungguhnya kita juga mampu menyambut panggilan Allah dengan segera.

(Aku) Sebenarnya Sanggup

Tatkala kita memiliki keinginan kuat terhadap sesuatu, kita sanggup bangun subuh, bahkan sedini mungkin, untuk berangkat ke bandara mengejar pesawat agar tidak tertinggal. Ketika kita memiliki sebuah target, kita sanggup joging berkilo-kilo demi kesehatan atau sekadar mengikuti tren masa kini.

Sanggup mengangkat beban demi tubuh yang ideal, melakukan diet, dan kegiatan lain. Namun, saat azan berkumandang, sering kali yang terasa justru malas, berat, mengantuk, bahkan menundanya. Padahal, kekuatan sejati bukanlah seberapa berat beban yang mampu kita angkat, melainkan seberapa ringan kaki ini melangkah memenuhi panggilan Rabb semesta alam.

Sebenarnya, kita ini adalah manusia yang mampu. Jika hari ini kita masih mampu berjalan menuju masjid, melaksanakan salat, segeralah tunaikan. Jangan sampai suatu hari nanti kita baru "berangkat" ke masjid saat harus dipikul di atas keranda.

"Sesungguhnya yang paling penting bagiku dalam urusan kalian adalah salat. Siapa yang menjaganya, maka ia telah menjaga agamanya. Dan siapa yang melalaikannya, maka urusan selainnya akan lebih ia lalaikan." — Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang menjaga salat hingga akhir hayat.

Foto 1
Foto 2
Foto 3