Mualaf Center Indonesia
Back to all articles
Kegiatan

Membersamai Perjuangan Ibu Melly, Mualaf Binaan MCI

Kisah pendampingan Mualaf Center Indonesia terhadap Ibu Melly, mualaf binaan yang tengah berjuang melewati masa pemulihan pascaoperasi sekaligus menghidupi keluarganya.

Membersamai Perjuangan Ibu Melly, Mualaf Binaan MCI

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jakarta, 13 Agustus 2026

Di balik sebuah senyuman, terkadang tersimpan perjuangan panjang yang tidak semua orang ketahui.

Sosok tersebut adalah Ibu Melly, seorang mualaf binaan Mualaf Center Indonesia (MCI), berusia 51 tahun, seorang janda dengan dua orang anak.

Beberapa waktu terakhir, Ibu Melly harus melewati perjalanan panjang dalam menghadapi kondisi kesehatannya. Beliau telah menjalani beberapa kali tindakan operasi.

Operasi pertama berupa pengangkatan rahim dan kedua indung telur, kemudian operasi kedua berupa open biopsi, dan operasi terakhir pada bulan Mei 2026 berupa tindakan spondilisis.

Dua operasi sebelumnya dilakukan di rumah sakit terdekat dari tempat tinggal beliau di Tangerang. Namun, karena keterbatasan fasilitas untuk tindakan operasi ketiga, Ibu Melly kemudian dirujuk ke RSUP Fatmawati yang memiliki fasilitas lebih memadai.

Kini, Ibu Melly masih berada dalam tahap pemulihan dan harus rutin menjalani kontrol dokter serta fisioterapi.

Dalam kondisi seperti ini, beliau belum mampu kembali berdagang, padahal berdagang merupakan salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Setiap menjalani fisioterapi di RSUP Fatmawati, Ibu Melly harus menempuh perjalanan pulang-pergi puluhan kilometer dari kontrakannya. Sebuah perjalanan yang tidak mudah, terlebih dengan kondisi fisik yang masih dalam masa pemulihan.

Namun, di tengah ujian tersebut, insya Allah Ibu Melly tidak berjalan sendirian.

Mualaf Center Indonesia berusaha untuk terus membersamai beliau, sejak masa praoperasi hingga proses pemulihan saat ini. Bukan hanya dalam membantu kebutuhan pokok, tetapi juga melalui pembinaan akidah, spiritual, dan pendampingan moral, agar beliau tetap kuat dan istikamah dalam menjalani setiap ujian.

Perjalanan pembinaan dan pendampingan ini tentu tidak dapat berjalan sendiri. Ada banyak tangan yang ikut mengambil bagian melalui doa, perhatian, kepedulian, dan dukungan dari para donatur serta seluruh partisipan.

🌿 Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjuangan Ibu Melly.

Semoga setiap rupiah yang diberikan, setiap makanan yang disalurkan, setiap bantuan yang diberikan, bahkan setiap doa yang dipanjatkan untuk beliau, menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Semoga Allah memberikan kesembuhan, kekuatan, kesabaran, dan kemudahan kepada Ibu Melly. Semoga Allah menjaga beliau dan kedua anaknya serta mencukupkan segala kebutuhan mereka.

Dan semoga Allah membalas setiap kebaikan para donatur dan seluruh partisipan dengan balasan terbaik di dunia maupun di akhirat.

Jazakumullahu khairan katsiran.

Semoga Allah menerima amal kebaikan kita semua.

Aamiin ya Rabbal 'alamin. 🤲

Foto 1
Foto 2
Foto 3