Mualaf Center Indonesia
Back to all articles
KegiatanKemanusiaan

MCI Kembali Salurkan Bantuan Gempa di Ende, NTT

MCI bersama Laznas Dompet Al-Qur'an Indonesia menyalurkan bantuan bagi 150 kepala keluarga korban gempa di Dusun Watubara, Desa Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Ende.

MCI Kembali Salurkan Bantuan Gempa di Ende, NTT

Ende, September 2026

Mualaf Center Indonesia (MCI) kembali hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana. Kali ini, MCI menyalurkan bantuan bagi 150 kepala keluarga (KK) korban gempa di Dusun Watubara, Desa Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi Mualaf Center Indonesia bersama Laznas Dompet Al-Qur'an Indonesia sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat muslim yang terdampak gempa.

Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, hygiene kit, terpal, susu bayi, dan camilan.

Dusun Watubara merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi khusus. Masyarakat muslim di dusun ini menjadi satu-satunya komunitas muslim di Kecamatan Wewaria.

Gempa memberikan dampak cukup parah bagi warga. Sejumlah rumah mengalami kerusakan, dan sebagian warga masih memilih tinggal di tenda karena khawatir dengan gempa susulan yang masih terjadi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan dasar seperti makanan, air mineral, perlengkapan kebersihan, hingga terpal sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Salahudin, seorang warga penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian MCI.

"Kami sangat berterima kasih kepada MCI yang sudah datang membantu. Rumah kami banyak yang rusak dan kami masih takut masuk rumah karena gempa susulan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami," ujar Salahudin.

Bagi MCI, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya tentang pembinaan keislaman, tetapi juga tentang mendampingi dan menguatkan para mualaf serta masyarakat muslim ketika menghadapi kesulitan.

Melalui bantuan ini, MCI berharap kebutuhan dasar 150 keluarga terdampak dapat sedikit terbantu dan masyarakat dapat terus memiliki kekuatan untuk melewati masa pemulihan pascagempa.

Mari terus hadirkan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Karena bagi mereka, bantuan yang kita berikan bukan hanya meringankan kebutuhan, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa mereka tidak sendiri.

Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4
Foto 5
Foto 6